Sunday, March 18, 2012

My New Reading Book, By Dahlan Iskan

my new reading book in March.. Semangatt, semoga bisa terinspirasi..
Selengkapnya...

Wednesday, March 14, 2012

orang yang paling berbahaya adalah orang "Ber-Masalah" yang "Merasa" tidak ada "Masalah" dengan dirinya.

maksudnya apa nih tulisan diatas? apakah orang yang ga punya masalah itu dianggap berbahaya? begini ceritanya, saya mengenal seorang teman sekitar 1-2 tahun, kami berkumpul lalu ngobrol saling mengenal. nah ceritanya adalah dia suka mengeluh, apapun dikeluhkan oleh dia, kalau baru kenal mungkin kita tidak ada masalah dengan hal ini. mungkin saja dia sedang kesal atau sedang curhat dengan kita, bisa saja itu terjadi, terlebih curhat mengenai masalah kerjaan dimana tentunya dia tidak bisa asal cuap-cuap ketika berada di lingkungan kantor. 
waktu terus berjalan dan yang terjadi adalah bagaimana setiap kejadian selalu dikeluhkan oleh dia, ini ga benar lah, itu kurang tepat, ini harusnya begini, itu harusnya begitu. bahkan bukan hanya kejadian, kepada orang pun dikeluhkan. wah dia harusnya begini, kenapa dia begitu, kayaknya dia begini deh. intinya keluhan menjadi kebiasaan dia, apapun akan dikritiknya maupun dikeluhkannya. awalnya saya mengamati saja tidak memberikan respon yang terlalu dalam, hanya bertindak dan memposisikan sebagai teman bicara, kebanyakan mendengar keluhannya. dan setelah saya melihat beberapa teman saya mulai tidak nyaman dengan dia, saya pun merenungkan apakah yang dikatakannya menyinggung orang atau bagaimana.

ternyata banyak yang tidak nyaman karena yang sikap keluhannya yang tiada henti (mungkin lingkungan teman saya yang kurang begitu suka mendengar keluhan atau gosip yang tidak jelas), kita tidak mengucilkan tetapi kita mulai tidak menanggapi apa yang dikatakannya (saya sama sekali tidak menanggapi apa yang dia keluhkan). lalu ketika bertemu lagi saya tanya iseng-iseng ketika hanya berdua, menurutmu kamu merasa dirimu perlu perbaikan diri tidak? istilahnya intropeksi diri, dia menjawab "tidak", "buat apa saya intropeksi diri, wong saya ga ada masalah".

jawaban mengejutkan, lalu saya tanya lagi, kok bisa bilang tidak ada masalah?, jawabnya ya memang saya ga punya masalah, yang punya masalah tuh orang-orang (mulai keluhannya mengenai apa yang tidak beres dari orang-orang dan segala kekurangannya). lalu saya bertanya lagi apakah kamu tahu pengeluh? orang yang suka mengeluh? dia menjawab "tahu", orang yang selalu ga puas dengan apa yang ada disekitarnya, yang selalu merasa orang lain banyak kekurangannya (jawaban yang muncul dari mulutnya sendiri), saya bilang lalu apakah kamu kira-kira termasuk mengeluh tidak? iya sedikit lah, saya kan ga seperti mereka-mereka yang suka mengeluh terus (hmmm, wow, shock).

saya lalu bertanya lagi, kira-kira kamu perlu tidak untuk mau merubah diri atau mencoba mengembangkan diri lebih baik lagi khususnya demi diri kamu sendiri? ga perlu, saya baik-baik saja kok, orang lain sepertinya lebih butuh perbaikan diri. kalau teman-teman memberi saran supaya kamu lebih positif bagaimana? kurang positif apa saya coba, saya sudah sangat posiitf, saya tidak ada masalah dengan hal itu. udah mendingan kita bicara saja berita hangat hari ini, wah seru tuh para koruptor sudah saling buka kartu.. (pembicaraan berhenti disitu karena saya lalu ijin ada urusan lain).

saya lalu berpikir bahwa mungkin tipe orang ini tidak merasa bahwa dirinya ada masalah, ada 2 kemungkinan sih. 1. dia merasa dirinya baik-baik saja dengan dirinya sekarang, tidak ada masalah (menurut dia). 2. dia nyaman dengan dirinya sendiri. waktu dia bilang dirinya tidak perlu merubah atau memperbaiki diri, saat itu juga semua perubahan positif yang mungkin dapat diperoleh langsung berhenti mengalir, saat itu juga dia berhenti belajar dari kehidupan. saya tidak bisa berbuat apa-apa begitu juga para kawan-kawan lainnya, kita tetap berteman.

jadi melalui tulisan ini saya mencoba berbagi mengenai masalah keluhan, kalau anda sekali-kali mengeluh itu wajar, mungkin anda sedang mengalami hari yang buruk atau kebetulan berada pada waktu dan tempat yang tidak sesuai sehingga anda yang kena apesnya (sebenarnya sih tidak, tetapi itu nanti topik lain waktu ya ;p), tetapi kalau keluhan itu datang secara terus menerus dan anda terus mengeluh betapa dunia tidak adil, betapa dunia tidak sesuai apa yang anda lihat. maka anda harus hati-hati, mengapa? karena mengeluh, pertama tidak akan menyelesaikan masalah, mengeluh hanya cara untuk mengasihani diri sendiri menganggap sebagai diri sebagai korban. berharap orang lain dapat bersimpati pada anda, atau anda mengharapkan respon yang mendukung dari mereka.

celakanya adalah tidak semua orang suka mendengar keluhan, mungkin saja ada yang suka mendengar keluhan, tetapi setahu saya pribadi (menurut pengalaman) keluhan yang terus menerus itu dapat menjadi menganggu (annoying), terlebih kesehatan mental kita. karena energi mengeluh ini menguras energi untuk mengurusi hal-hal yang kemungkinan besar tidak dapat kita atasi atau kita selesaikan. kalaupun bisa kemungkinan besar akan membutuhkan tenaga, waktu dan pikiran yang tidak sedikit.

kalau orang yang positif (menurut pengalaman dan pengamatan saya), mereka akan berusaha untuk menge-rem (orang yang positif pun masih belajar, walaupun tingkat pembelajaran dan kesadaran mereka lebih tinggi dan cepat) keluhan dan mencoba untuk mencari solusi dari masalah yang ada. kalau tidak ada solusi maka mereka tidak akan terlalu memusingkan hal itu, mereka hanya membiarkan alam bekerja menurut waktunya dan biarkan berjalan apa adanya. mereka akan bersyukur atas berkah yang telah mereka alami and then move on. life is an adventure, live it, embrace it, enjoy it. mereka akan mencari tindakan atau kegiatan positif untuk menambah kemampuan dan kapasitas mereka untuk dapat menjadi lebih baik untuk dirinya sendiri dan jika memungkinkan mereka dapat membaginya ke orang-orang disekitarnya.

jadi kembali ke topik keluhan tadi, bagaimana? yah kita tidak bisa apa-apa, saya sudah menanyakan pertanyaan "perubahan" tetapi dia sendiri merasa tidak ada yang perlu dirubah, dia sudah merasa nyaman dengan dirinya sendiri. tidak ada yang bisa kita lakukan mengenai hal itu, saya pun tidak akan memaksa bahwa kamu harus berubah, bahwa kamu tidak benar dan lain sebagainya. kalau orang itu merasa tidak mempunyai masalah yah sudah kita juga tidak bisa menyuruh dia berubah, lah kan ga ada masalah menurut dia.

dan saya juga bukan tipe orang yang langsung menilai/menghakimi ketika mereka menganggap tidak ada masalah dan tidak mau berubah, hanya saja nanti dikemudian hari kemungkinan topik pembicaraan akan bisa tidak nyambung satu sama lain. yang satu berbicara mengenai pengembangan diri, kesempatan berubah, melihat dunia dari sudut yang positif, yang satu nya akan sibuk mengurusi urusan orang lain, mengeluhkan kekurangan orang lain, dan berharap simpati dari kawan-kawannya. nanti biarkan teman-teman yang memutuskan mereka akan mengikuti topik pembicaraan yang bagaimana. dan jika suatu saat dia merasa dia perlu berubah dan dia bertanya kepada saya, saya akan dengan senang hati membuka pintu dan memberikan pengalaman hidup yang sama sekali berbeda dari hanya sekadar "mengeluh' saja. "think different" kata om Steve Jobs.

kesimpulannya : ternyata ada orang yang merasa dirinya tidak ada masalah, dan orang jenis ini harus kita ketahui sendiri secara hati-hati, dan termasuk "Berbahaya" karena kalau kita tidak hati-hati, kita justru malah terikut arusnya dia, mulai deh melihat sekitar kita tidak beres, merasa dunia tidak adil, merasa bahwa lingkungan tidak seperti apa yang diharapkan. "Berbahaya" dalam arti, berbahaya buat kesehatan mental anda, please be careful, sama seperti kebanyakan lemak di tubuh anda akan membuat anda kolesterol dan penyakit jantung (penyakit fisik), begitu pula dengan penyakit mental, anda akan kemungkinan berubah menjadi pesimis dan menjadi negatif, dan itu tidak menyenangkan bagi diri anda (menguras energi anda), tidak menyenangkan untuk lingkungan, teman-teman anda (mereka akan merasa terganggu).

semoga bermanfaat.

nb : sebenarnya ada juga yang suka marah-marah, dan ini saya secara pribadi sudah tidak merasa nyaman (tidak baik untuk kesehatan mental). juga karena dia merasa tidak ada yang salah dengan dirinya dan merasa bahwa orang-orang harus menerima dirinya apa adanya (artikel di lain waktu ya..hehe), jadi mengharapkan orang untuk menerima dirinya apa adanya, tanpa intropeksi diri terlebih dahulu (Highly Extremely Dangerous).
Selengkapnya...

Saturday, March 10, 2012

Quantum Life Transformation 23-26 Feb 2012, Tretes - Jawa Timur

 Pengalaman saya mengikuti Quantum Life Transformation Workshop pada tanggal 23-26 feb 2012 di Tretes. saya ingin bercerita mengenai bagaimana saya bisa terdampar di sini mengikuti workshop Quantum Life Transformation.. jadi begini...

awalnya saya sudah berencana untuk mengikuti workshop ini, sejak namanya masih "super camp becoming money magnet". tetapi kendala waktu yang selalu tidak bisa terpenuhi, selalu ada jadwal yang bertabrakan. lalu setelah beberapa tahun kemudian akhirnya sampai ke tahun 2012 ini, sebenarnya di tahun 2008 saya sempat membuat daftar impian untuk mengikuti pelatihan / workshop tetapi tidak ditulis kapan dan dimana, saya hanya menulis bahwa saya ingin mengembangkan diri menjadi lebih baik, terlebih di tahun 2010 dan 2011 merupakan tahun perubahan bagi saya sehingga ketika menjelang akhir tahun 2011 saya mengecek daftar impian yang pernah saya buat (diambil di data komputer pribadi saya di tahun 2004) akhirnya ketika saya amati, ternyata hampir semua aspek terwujud, ini membuktikan betapa besar kekuatan impian.
jadi tujuan saya kesana sebenarnya ingin mencoba untuk menentukan kembali prioritas saya di dalam hidup saya selain menemukan "Mental Block", dalam arti saya harus menentukan apa saja impian saya dan mana yang paling penting dalam hidup saya. saya merasa bahwa impian saya mudah terwujud sehingga saya merasa bersyukur atas karunia yang diberikan kepada saya oleh alam semesta.
dan disitulah saya mulai untuk mencoba berpikir ulang dan mendefinisikan ulang daftar impian saya, Pak Adi mengatakan bahwa impian harus sering di update dan itu berarti saya harus melihat lagi apa yang penting dalam hidup saya saat ini, karena belum tentu dulu yang saya anggap penting, saat ini menjadi penting. lalu impian yang sulit dicapai atau susah biasanya ada "Mental Block" sehingga itu diberesin terlebih dahulu.
 jadi perubahan itu penting ketika saya melihat bahwa sepertinya saya harus berubah menjadi lebih baik, pada malam terakhir kami kumpul di kolam renang dan sedikit rileks sambil melanjutkan contoh kasus dan cerita-cerita sharing bagaimana kita sebagai manusia mendefinisikan kesuksesan dan kisah-kisah orang yang benar-benar bisa menginspirasi kita.


hari terakhir kami melepas balon harapan, kita menulis impian yang ingin kita capai (semacam bentuk metafora).
sedikit bonus, the view of the place is very beautiful, bisa membantu rileks dan membantu kita lepas dari kepenatan.




kesimpulannya : kadang kita perlu mendefinisikan ulang atau menulis (bagi yang belum menulis) tujuan hidup kita, apa yang dulu kita anggap penting mungkin saat ini sudah tidak penting atau bukan berada pada posisi prioritas lagi. mendefinisikan ulang berarti kita melihat pencapaian yang sudah kita lihat dan kita capai, apa yang dapat kita syukuri dan bagaimana cara kita memulai sesuatu yang baru, yang menarik untuk kemajuan dan perkembangan hidup kita.

sedikit narsis.. hehe
semoga bermanfaat.
Selengkapnya...

Sunday, March 4, 2012

Unconditional Love ≠ Cinta tidak ber-Syarat?

sebenarnya bukan part 2, tetapi ini karena beberapa ada yang masih bingung dalam mendefinisikan unconditional love, ada yang bilang bahwa kalau bisa cinta itu harus tidak bersyarat, dan seperti yang kita semua ketahui bahwa tidak mungkin bahwa cinta itu tidak bersyarat karena segala sesuatu yang berkondisi pasti berubah (ingat hukum perubahan). nah sabar yah, nanti juga tahu kok. oke, sebelumnya kan kita membahas mengenai bagaimana kita memasang sendiri kondisi tersebut (syarat), nah kita sendiri yang memasang harusnya kita bisa mencabut posisi itu, loh maksudnya mencabut? begini, kita kan pasti punya kriteria mau seperti apa sih calon pasangan kita? benar kan? 


nah dari situ kita kan menyusun apa yang kita HARAP-kan kepada bakal Calon kita. kriteria, kondisi maupun syarat semuanya berhubungan kepada satu yaitu belief / kepercayaan kita. makanan apa pula itu "belief", untuk lebih jelasnya silakan dibaca buku Adi W Gunawan, saya tidak akan menyentuh lebih dalam tetapi saya akan berikan penjelasan singkat, belief adalah kepercayaan, bagaimana cara kita melihat segala sesuatu di dunia ini. kemudian value, value ada nilai yang ada dalam diri kita, yang kita anggap penting. 

oke, lanjut jika syarat yang diterapkan bahwa pasangannya harus baik, itu belum spesifik, harus lebih spesifik lagi, baik yang seperti apa, sabar mungkin, atau dia baik kalau dia mendengarkan saya, nah ketauan kan tipe "baik" nya dia seperti apa? ingin pasangan yang mendengarkan kalau dia berbicara, nah disini tidak ada yang benar atau salah yah, kalau misal dirinya suka berbicara, berarti pasangannya adalah orang yang harus mau mendengarkan dia berbicara. sampai disini jelas? berarti dia akan masuk kriteria "baik" kalau dia mendengarkan saat berbicara.

kemudian sabar, nah loh ini sabar yang bagaimana? tanya lagi lebih rinci, oh dia harus sabar kalau saya sedang marah dia harus bisa meredakan amarah saya. kalau ternyata dia tukang marah atau suka marah tiap hari, bisa anda bayangkan yang jadi calonnya harus berusaha untuk meredam-nya dan disaat sama harus ber-"sabar" setiap hari (kok tau? pengalaman :D hehe)

bagaimana dengan pintar? nah loh, mesti cowonya lebih pintar dari cewe, kalau cewe nya ini punya IQ 140, cowonya paling gak harus punya IQ 141, berarti kepintaran dilihat dari sisi intelejensi, atau pintar yang jenis lainnya. nah lebih spesifik pintarnya, kalau mau pintar semuanya, pintar di segala bidang. ada cerita begini, saya terlibat diskusi dengan beberapa teman saya, mengenai kriteria cowo ideal. ada mau kaya, pintar, baik hati, pengertian, sabar, tidak sombong, pemahaman (apa bedanya dengan pengertian), mengayomi, lucu dan ganteng. saya lalu menambahkan satu kondisi lagi, cowo ideal itu harus tambah satu lagi, mereka bingung lalu menanyakan "apa yang kurang?" saya bilang cowo ideal itu "tidak pernah ada" Titik.. jadi pinter pun harus jelas ya pinter apa.. hehe..

teman-teman, namanya kondisi ideal selamanya hanya akan menjadi ideal di dalam benak kita. kenyataannya sudah pasti berbeda dengan keinginan (kondisi ideal) kita, loh jadi apakah kita ga boleh berangan2? boleee, sangat boleh.. sekarang yang harus kita siapkan adalah mental / kondisi batin kita ketika tidak terjadi, kalau terjadi ya saya ucapkan selamat, anda sukses, tetapi apakah semuanya bisa seperti itu? selama pengamatan saya belum ada jadi saya memberitahu, menyarankan bahwa anda harusnya siap ketika kondisi ideal itu tidak ada.

nah setelah penjelasan ini kesimpulannya adalah, kondisi itu yang harus anda pertimbangkan lagi, unconditional : tidak berkondisi, jadi anda tidak seenaknya ketika sudah berhubungan baru bilang ya sudah kita kan harus mencintai tanpa syarat. bukan itu, tetapi kondisi yang kita tetapkan di awal tersebut apakah sudah sesuai belum? kemudian apakah kondisi tersebut masuk akal tidak? bagaimana anda mendefinisikan kondisi ideal calon pasangan anda itulah yang anda harapkan, dan ketika apa yang terjadi tidak sesuai, mampu kah anda untuk mencabut kondisi itu atau merubah kondisi / syarat tersebut, itu loh maksudnya unconditional love, bukan mencintai dia tanpa syarat.... dan ingat HARUS DUA BELAH PIHAK.. 

seperti kata teman saya, orang-orang bisa membuat kata-kata yang indah yang penuh cinta hanya untuk menghibur diri dan pasangannya, tetapi jarang yang bisa benar-benar bisa diaplikasikan. 

semoga pemahaman unconditional love ini bisa membantu pemahaman bahwa keadaan bahagia kita lebih ditentukan pada diri kita sendiri ketimbang orang lain. kita sendiri yang menentukan kebahagiaan kita sendiri. semoga bermanfaat.
Selengkapnya...

Wednesday, February 22, 2012

Blind Spot

Semua petinju  profesional memiliki pelatih. Bahkan, petinju sehebat Mhd. Ali sekalipun juga memiliki pelatih. Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding, jelas Mhd. Ali lah yg akan memenangkan pertandingan tersebut.
Mungkin kita bertanya 2x, mengapa Mhd. Ali butuh pelatih kalau jelas 2x dia lebih hebat dari pelatihnya ? Kita harus tahu bahwa Mhd. Ali butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, namun karena dia butuh seseorang untuk melihat hal 2x yang TIDAK DAPAT dia LIHAT SENDIRI.
Hal yang tidak dapat dilihat dengan mata sendiri, itulah yang disebut dengan BLIND SPOT : TITIK BUTA. Kita hanya bisa melihat BLIND SPOT tersebut dengan bantuan orang lain.

Dalam hidup, kita butuh pemimpin untuk mengawal kehidupan kita, sekaligus mengingatkan kita seandainya prioritas hidup mulai bergeser. Kita butuh orang lain menasihati, mengingatkan bahkan menegur jika kita mulai melakukan sesuatu yg keliru, yg tidak disadari. 

KERENDAHAN HATI untuk menerima kritikan, nasihat dan teguran itulah yg justru menyelamatkan kita. Kita bukan manusia sempurna. Biarkan orang lain menjadi "MATA" di area BLIND SPOT sehingga kita bisa melihat apa yg tidak bisa dilihat dengan pandangan diri sendiri. (Copas dari berbagai sumber)

pengalaman saya mengatakan bahwa setiap dari diri kita butuh pelatih / mentor/ coach / guru kehidupan. mengapa? karena dalam kehidupan kita kadang merasa bahwa kita tahu segalanya, atau mengira kita berjalan di arah yang benar atau merasa benar. jadi kita butuh pembimbing yang mengatakan atau memberitahu kita apakah kita berada pada jalur yang benar atau tidak.

menurut pengalaman saya, ada 2 hal yang menjadi penghambat untuk bisa mengetahui arah yang benar atau tidak.
1. dari diri kita sendiri.
kita merasa bahwa diri kita benar dan merasa bahw akita tahu segalanya, biasanya kalau demikian kita merasa kita tidak butuh orang lain. well then, dengan demikian biasanya kita akan merasa ego dan angkuh, manusia adalah makhluk sosial jadi pada saat-saat tertentu mereka pasti membutuhkan interaksi antar sesama. bisa jadi juga karena disakiti atau terlanjut sakit hati dengan keluarga, lingkungan, atau teman sehingga kita merasa bahwa kita tidak membutuhkan mereka, sekali lagi, itu kan kita yang merasa disakiti, jadi makna yang kita berikan terhadap kejadian itu berpengaruh.. be careful in what you saw..

2. mentor / pelatih / figur yang kurang tepat.
kok bisa? iya bisa saja, kita mencari pelatih yang kurang sesuai dengan kepribadian kita, nah biasanya kita akan dibimbing tetapi hasilnya menjadi tidak maksimal, contoh : ada pelatih (coach) yang menetapkan tenggat waktu / deadline pada bebeerapa tugas yang harus dikerjakan, kalau kita adalaha tipe yang tidak bisa memakai deadline, kita akan mengalami perasaan tidak nyaman yang sangat kuat, dan itu juga berarti ada resistensi / perlawanan dari bawah sadar jadi kita harus hati-hati dengan hal ini. terlebih lagi kita sudah membayar coach tersebut sehingga merasa sayang dengan nilai yang sudah dikeluarkan.

trus bagaimana menemukan mentor yang pas / yang cocok? lihat saja hasilnya, itu cara yang paling mudah, ada beberapa proses yang dapat terlihat hasilnya secara cepat, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu, nah dilihat hasilnya, bagaimana hasilnya apakah sebanding dengan usaha anda? kalau cepat hasilnya, berarti mungkin antara anda, mentor dan metode cepat dan bisa nyambung satu sama lain (3M).

bagaimana kalau anda merasa tidak enak untuk mengganti mentor? jangan takut, mentor/pelatih kan fungsinya untuk membantu anda, kalau tidak cocok anda tinggal menggantinya, bicarakan saja sama mereka dan mereka pasti mengerti mengenai hal ini, katakan saja bahwa kita tidak cocok karena saya merasa tidak nyaman dengan metode nya atau hal lainnya. bagaimana kalau figur? kalau figur ya tinggal anda rubah juga figur nya, cari figur lain yang dapat memotivasi anda mencapai tujuan anda.

semuanya kembali ke diri kita masing-masing kok, mau kah kita berubah menjadi pribadi yang lebih baik. eh tadi bahas blindspot kok jadi kesini? ya emang berhubungan dengan diri kita, kalau kita tidak memahami pengertian "blindspot", maka kita akan susah berkembang, kita akan merasa kita seoalah-olah paling benar, paling hebat, paling pintar dan paling-paling semuanya..

semoga bermanfaat.. semangat!!!
Selengkapnya...

Tuesday, February 14, 2012

Unconditional Love

happy valentine for all of you yang merayakannya..
tidak sangka sudah memasuki bulan ke dua di tahun 2012.

jujur dikarenakan kesibukan saya, saya nyaris tidak begitu memperhatikan blog saya lagi, terlebih bahwa inspirasi tiba2 menghilang dan saya fokus hanya pada apa yang saya kerjakan. tetapi pikiran saya tiba2 kilas balik ketika saya ingin istirahat dimana kemudian saya melihat potongan-potongan kejadian yang terjadi beberapa saat yang lalu, seperti ketika kemarin saya reuni dengan sahabat masa SMA dulu, kemudian bertemu dengan teman lawan jenis, mengalami berbagai pengalaman yang menyenangkan dan tidak menyenangkan dengan mereka.


lalu saya mencoba membaca ulang lagi semua kategori "LOVE" yang ada di blog saya, hingga sampai lah saya pada satu kesimpulan bahwa sebenarnya semua itu kembali pada bersyarat atau tidak sebuah cinta itu. ketika cinta itu bersyarat berarti kita mengharapkan sesuatu, loh bukannya itu yang kita mau kejar? sabar dulu, sebelum protes. begini, cinta menjadi bersyarat ketika kita mengharapkan sesuatu, tetapi itu wajar dan memang manusia selalu mempunyai keinginan bukan? masalahnya adalah apakah keinginan itu sesuai dengan kenyataan? dan pertanyaan selanjutnya apakah kita siap ketika kenyataan itu tidak sesuai dengan keinginan? itu lah yang menjadi masalah, kita sendiri yang membuat syarat pada CINTA itu, dengan ini itu, padahal CINTA itu sendiri tidak bersyarat. 

kita yang memasang sendiri kondisi-kondisi itu, dan sudah semestinya kita juga harus siap kecewa ketika kondisi itu tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. lalu bagaimana dunk? apakah kita harus berhenti mencintai? tidak juga, apakah kita tidak boleh mencintai? juga tidak. atau kah kita hanya mencintai setengah-setengah (ini saya baru dengar)? ini juga tidak, karena yang cape ya anda sendiri.

so? well menurut pendapat pribadi saya, carilah kecocokan bukan karena nafsu semata, bukan karena ingin ada yang berada disamping kita, bukan karena butuh seseorang supaya tidak sendiri, bukan karena status sosial, bukan karena usia. tetapi karena memang kamu merasa bahwa kalau bersama dengan dia saya merasa aman, nyaman, merasa saling melengkapi, bisa saling percaya (trust is very important), bisa nyambung (communication), menerima APA ADA-nya bukan ADA-nya APA. tetapi ujung-ujung-nya ya kembali ke awal tadi, tidak bersyarat.

bisakah? menurut saya sangat bisa, hanya saja kebanyakan orang sudah dicekcoki dengan sinetron, iklan atau impian-impian yang ditanam oleh mereka secara tidak sadar ke dalam alam bawah sadar mereka apa yang mereka idealkan. dan ketika mereka merasa tidak sesuai, mulai ada resistensi dan terjadilah ketidak-nyamanan dan sebagainya. misal contoh: pengen punya cowo yang baik hati, sabar, dan naik mobil, ketika dapat cowo tersebut yang baik dan sabar tetapi tidak naik mobil, pikiran bawah sadar sudah mengembangkan resistensi nya. sudah pasti ada rasa tidak nyaman. dan kita akan berusaha untuk meng-idealkan (memaksa keinginan kita agar sesuai kenyataan) supaya bisa sesuai apa yang kita idealkan. kita akan merasa tidak nyaman waktu naik motor, dan menciptakan berbagai macam alasan atau pembenaran untuk hal itu.

solusi nya? very simple, kita hanya perlu berharap terbaik dan biarkan alam semesta bekerja sebagaimana mestinya. kita tidak melekat (memasang kondisi) pada kondisi ideal tersebut. sebagai contoh di atas, seandainya cowo itu naik motor tidak naik mobil pastikan bahwa motor nya adalah DUCATI or Harley Davidson ;p.. ga, becanda... sebenarnya kita sendiri kan yang memasang kondisi tersebut berarti kita sendiri juga bisa mencopot, memperbaiki, atau memodifikasi kondisi tersebut. semua tergantung dari kita, setelah terpasang kita PASRAH (saya rekomendasikan buku ADIWGUNAWAN "5 Principle to turn your dream into reality") terlalu panjang kalau saya bahas disini.

semoga bermanfaat.
Selengkapnya...

Thursday, February 9, 2012

Asal-Usul Sumpit

Sumpit diciptakan bangsa Tiongkok dan sudah dikenal di Tiongkok sejak 3.000 hingga 5.000 tahun yang lalu.  Sumpit telah digunakan jauh sebelum penggunaan sendok dan garpu di Eropa (pisau ditemukan terlebih dahulu, namun lebih sebagai senjata, baru kemudian dibentuk khusus sebagai alat makan). Penggunaan sumpit dikembangkan oleh Confusius (551-479 BC). Orang-orang Tionghoa yang waktu itu menganut Konghucu, menganggap penggunaan sendok dan garpu adalah semacam kekejaman, bagaikan senjata dingin.

Sumpit lebih mencerminkan keanggunan dan belas kasih, sebagai ajaran moral utama dari Konghucu. Di dalam masyarakat Tionghoa, makan bersama dianggap sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan kesempatan berkumpul dengan sanak keluarga dan teman-teman, sehingga penggunaan alat makan yang tajam harus dihindari. Oleh karenanya, alat yang dapat melukai orang tidak boleh ada diatas meja makan, itulah mengapa masakan Tiongkok (chinese food) biasanya sudah dipotong-potong ukuran kecil sebelum dimasak, agar tidak perlu lagi ada pisau dan garpu diatas meja makan.

Bagi orang Tionghoa yang terbiasa menggunakan sumpit sejak kecil untuk mengambil nasi dan lauk, tentu dapat menikmati makan menggunakan sumpit. Namun bagi orang barat yang tidak terbiasa, mereka akan kesulitan, terutama dalam menjumput nasi dari mangkok untuk dimasukkan kedalam mulut. Sebaiknya dalam menjamu mereka dengan Chinese Food yang memakai sumpit, beri mereka kesempatan untuk belajar menggunakan sumpit dengan memberikan contoh. Bila mereka tetap merasa tidak nyaman, pesankan juga sendok dan garpu.

Ada juga kepercayaan tradisional setempat mengenai sumpit.  Bila kita menemukan sepasang sumpit yang ganjil (tidak sama tingginya) di meja makan, pertanda kita akan kehilangan harta. Menjatuhkan sumpit pertanda nasib buruk. Mencapkan sumpit tegak lurus diatas makanan yang akan dimakan tidak boleh, karena itu adalah penyajian makanan untuk orang mati (biasanya saat sembahyang Ceng Beng). Di restoran dimsum, bila selesai makan, sumpit boleh diletakkan bersilang di mangkok sebagai pertanda bagi pelayan bahwa Anda sudah selesai makan dan minta bon diantar.
Selengkapnya...

Tuesday, February 7, 2012

i'll be there - Tae Yang

good choreography and nice song.

see lyric and video in english version.. source or clik below..


I’ll be, I’ll be, I’ll be there girl
I’ll be, I’ll be, I’ll be there girl

We've been through ups and downs no doubt
so many times we've had it out
some foolish things we've realized
think back and have to laugh it out

but that's what makes us so strong
lo-lo- lovin' so strong
we roll deep in every way
de-de-de- deeper baby-babe

i got your back believe me
you got my back it's either way
when rain or thunder comes along
just keep your faith in me

you are so beautiful - beautiful
wo-wo- wonderful - wonderful
see my dream of you and me
began the day we met, yeah!

some people give up what they have
they run-run-run

that aint 'gon be our situation
you're the one-one-one

girl you're my queen in my heart 'n soul
i'm never letting you go
i'll be... there!
you know that...

i'll be there...

spring, summer, fall
winter's cold

i'll be there... be there
to protect you my baby

i'll be there...

all here for you is where i
wannna be

some haters try to get us down
but they aint got a clue about
our love and how that we belong-long
so-so right it can't be wrong
they've called me dangerous-dangerous
yet they're killing ki-killing us
we don't need your shady ways
that negativity, yeah!

some give up what they have
they go and run-run-run

that aint 'gon be our situation
you're the one-one-one

girl you're my queen in my heart 'n soul
i'm never letting you go
i'll be there!
you know that...

i'll be there...

spring, summer, fall,
winter's cold

i'll be there... be there
to protect you my baby

i'll be there...

all here for you is where i
wannna be

my life without you is no life
no one can replace all your
sweetness inside
i'm so down for you
and you know it's true
you're my love... oh oh...
Selengkapnya...

Friday, January 27, 2012

High School Reunion - Masa Depan ≠ Masa Lalu


kemarin kita semua sepakat bertemu di salah satu kafe di kota balikpapan, setelah berkumpul maka kita saling bersapa satu sama lain dan menanyakan kabar masing-masing, walaupun ada yang satu kota tetapi dikarenakan kesibukan masing-masing maka jarang sekali ada kesempatan untuk bertatap muka.

setelah kita saling berbicara dan bertemu sapa, akhirnya masing-masing dari kami bercerita. ada yang sudah mengurusi SPBU, ada yang kerja di Batu Bara, ada yang membuka bisnis percetakan, ada pula yang sedang dalam tahap membangun hotel. wow, dilihat dari 11-12 tahun yang lalu dan kemudian melirik sampai saat ini, tidak akan terbayangkan apa yang akan terjadi pada diri kami terutama yang sedang reuni ini. saya juga tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada diri saya 12 tahun yang lalu sampai saat ini. waktu SMA dulu tidak ada kemungkinan menjadi seperti sekarang ini, yang kami bicarakan adalah bagaimana dapat mencapai kesuksesan.


saya juga tidak bisa membayangkan bahwa kita bisa sedemikian sukses tanpa ada perencanaan (maksudnya let it flow), sampai saat ini yang kami bicarakan juga berputar-putar pada bagaimana mencari bisnis baru, bagaimana prospek usaha dan lain sebagainya. semakin malam, pembicaraan kami semakin dalam mengenai segala yang terjadi pada diri kita, sosial, relationship, pertemanan, dan aspek-aspek lainnya. ada beberapa hal yang saya perhatikan selama pembicaraan kami, ternyata ada beberapa yang masih berbicara seperti masa lalu (memang ada yang mempunyai sifat seperti itu), artinya pola pikir mereka masih berada di masa lalu, raga mereka sedang berada disini, tetapi pikiran mereka masih memegang kepercayaan dulu.

setelah bertemu dengan mereka, saya malah merasa mantap dan yakin untuk segera melakukan perubahan dalam hidup saya, tidak perlu drastis dan yang ekstrim. saya hanya perlu mengubah sudut pandang saya, pola pikir saya dan software yang terletak pada pikiran saya, dan beberapa trauma / mental block. mengapa? karena untuk melangkah ke masa depan kita harus berpijak pada masa sekarang, tetapi masa sekarang ini kalau masih membawa masa lalu, maka masa depan = masa lalu. jadi beresin dulu. logika nya begitu kan..? sehingga kita bisa menciptakan masa depan yang lebih baik.
ya semoga saya bisa menjadi diri pribadi yang lebih baik dan positif setiap harinya. sesuai benih, tekad dan usahanya, semoga demikian adanya.
semoga bermanfaat.
hk
Selengkapnya...

Wednesday, January 25, 2012

Let's Live for Today - Grass Roots

found something very nice vid..
Let us all Live For Today..

hk
Selengkapnya...

Wednesday, January 18, 2012

"How To Talk Well" - James Bender

James Bender dalam bukunya, "How to Talk Well" [New York; McGray-Hill Book Company,Inc., 1994], menyebutkan sebuah cerita tentang seorang petani yang menanam jagung unggulan dan sering kali memenangkan penghargaan petani dengan jagung terbaik sepanjang musim.


Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara dan menggali rahasia kesuksesan petani tersebut.

Wartawan itu menemukan bahwa petani itu membagikan benih jagungnya kepada para tetangganya.

"Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda, lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yang sama setiap tahunnya?" tanya wartawan, dengan penuh rasa heran dan takjub.

"Tidakkah Anda mengetahui bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yang akan berbuah dan membawanya dari satu ladang ke ladang yang lain. Jika tetangga saya menanam jagung yang jelek, maka kualitas jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk silang. Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yang bagus pula," jawab petani.


Petani ini sangat menyadari hukum keterhubungan dalam kehidupan. Dia tidak dapat meningkatkan kualitas jagungnya, jika dia tidak membantu tetangganya untuk melakukan hal yang sama.

Dalam kehidupan, mereka yang ingin menikmati kebaikan, harus memulai dengan menabur kebaikan pada orang-orang di sekitarnya. Jika Anda ingin bahagia, Anda harus menabur kebahagiaan untuk orang lain. Jika Anda ingin hidup dengan kemakmuran, maka Anda harus berusaha meningkatkan taraf hidup orang-orang di sekitar Anda.

Anda tidak akan mungkin menjadi ketua tim/Leader yang hebat, jika Anda tidak berhasil meng-upgrade masing-masing anggota tim Anda. KUALITAS ANDA DITENTUKAN OLEH ORANG-ORANG DI SEKITAR ANDA.
Orang Cerdas sejatinya adalah orang yang mencerdaskan orang lain, begitu pula orang yang baik adalah orang yang mau membaikkan orang lain...
Apa yang kita tanam, itulah yg kita petik kelak..

Selamat menebarkan kebaikan di manapun anda berada..
Semoga Bermanfaat.
hk
Selengkapnya...

Monday, January 16, 2012

Jangan Menilai Terlalu Cepat, segala sesuatu bukan apa yang terlihat.

very nice video, Don't Judge Too Quickly...

hk
Selengkapnya...

Saturday, January 14, 2012

Prof.Dr. Masaru Emoto San - Message From the Water

Saya lupa dibuku mana Beliau memberikan penjelasan mengenai kesehatan, tetapi kesimpulannya adalah sebagai berikut : 

Jika sering membiarkan diri kita stress maka kita akan mengalami gangguan pencernaan. 

Jika sering khawatir, kita bisa terkena sakit punggung. 

Jika mudah tersinggung maka kita akan terkena insomnia (susah tidur). 

Jika sering kebingungan, akan terkena sakit tulang belakang bagian bawah. 

Jika sering membiarkan rasa takut yg berlebihan, akan mudah terkena penyakit ginjal. 

Jika suka cemas akan diikuti sakit dyspepsia (sulit mencerna). 

Jika suka marah bisa sakit hepatitis. 

Jika sering apatis/acuh terhadap lingkungan, bisa mengakibatkan vitalitas melemah. 

Jika sering tidak sabar, bisa mengakibatkan diabetes (sakit gula). 

Jika sering merasa kesepian, bisa mengakibatkan sakit demensia senelis  (memori & kontrol fungsi tubuh berkurang.

Jika sering bersedih, bisa menderita leukemia.

Maka dari itu, mari kita pelihara hati yg gembira, bersyukur dan selalu "Positive Thinking"
hk
Selengkapnya...

Friday, January 13, 2012

Selalulah Berbuat Baik...

Confusius berkata kepada murid 2x nya : "Kita boleh berbuat apa saja semau kita, seumur hidup kita : mencuri, menyiksa, menipu, berjudi.... 
Pokoknya, apa saja !"

Salah seorang muridnya bertanya, "Guru, kok enak sekali yach. Tetapi, apakah ada syaratnya ?"

Confusius menjawab, : "Syaratnya sangat ringan kok. 

Kalian boleh berbuat jahat seumur hidup kalian tetapi cukup SATU HARI saja sebelum meninggal dunia, jadilah orang baik !"

Murid yang lain segera menanggapi, : "Tetapi Guru ! Kita 'kan tidak tahu, kapan kita akan meninggal dunia ?"

Lebih lanjut Confusius mengatakan, : "Oleh karena itu, anggaplah BESOK kamu akan meninggal dunia. Jadilah orang baik hari ini...!!! Mudah bukan ? Jalanilah...".
hk
Selengkapnya...

Saturday, January 7, 2012

Siapakah Adi W Gunawan?

saya baru saja selesai menulis blog "kenapa 8 aspek?" sambil browsing dan saya menemukan Profil Beliau, silakan di simak.. semoga bermanfaat..


hk
Selengkapnya...

Friday, January 6, 2012

Kenapa 8 Aspek?

saya mendapatkan pemahaman 8 aspek ini ketika membaca buku ADI W GUNAWAN, yang berjudul "Becoming A Money Magnet", walaupun judulnya mengenai uang tetapi Pak Adi mengajarkan bukan hanya mengenai uang saja dan itu sangat penting sekali karena kita manusia hidup bukan hanya mengenai uang saja. 
hal pertama adalah oksigen, kedua baru uang, tanpa oksigen kita akan mati, tanpa uang kita akan setengah mati.:p
hal lainnya adalah bahwa sebenarnya manusia ini kan berinteraksi dengan banyak hal disekitarnya. tentu saja butuh banyak aspek dalam kehidupan, ibaratnya aspek-aspek itu adalah pilar-pilar dalam rumah yang kita sebut impian ini. kalau anda mau bermimpi besar anda harus mempunyai pilar yang kuat dan banyak pula, tidak mungkin anda hanya mempunyai satu pilar saja.

oleh karena itu, penting untuk membuat daftar impian dan kemudian di klasifikasikan ke dalam aspek2 tersebut. untuk lebih jelasnya silakan klik dimana untuk membelinya "BECOMING A MONEY MAGNET"http://www.gramediaonline.com

lalu kalau misal tidak 8 aspek gimana? ya boleh boleh saja, tidak masalah. misal anda mau 4 aspek saja silakan, atau anda mau memperluas 8 aspek tersebut yah silakan. hanya saja 8 aspek ini sudah mewakili apa yang kita jalanin dalam hidup ini. contoh misal ; jalan-jalan ke luar kota, refreshing atau tamasya, nah itu termasuk aspek wisata / liburan, silakan di input lagi apa yang anda inginkan dalam hidup anda. 

begitu pula dalam bisnis - karier, finansial, sosial, spiritual, pengembangan diri, keluarga, mainan. silakan anda tulis apa yang anda inginkan dan buat prioritas pada masing-masing aspek. setelah itu anda mesti urutkan lagi mana 8 aspek ini yang penting dalam akan anda jalani dalam 5-10 tahun kedepan.

loh kok lama bener hen? iya, karena impian itu kan ada yang jangka pendek dan jangka panjang. menurut saya, logis gak kalau kita mau bangun rumah terus dicapai dalam waktu 3 bulan? atau mau bangun gedung tapi harus jadi dalam waktu 1 tahun? tidak kan? kenapa? karena semua ada prosesnya. sama seperti ketika kita mau menanam buah, kita tanam padi mau nya 2 minggu sudah bisa panen, kan ga begitu. semua ada waktunya, begitu pula dengan impian kita. kita harus tahu apa yang kita mau dan bersedia membayar harganya.

contoh nge-band, dipikir hapal kunci dan nada sudah bisa terkenal? perlu nge-jam bareng, perlu menyamakan ritme dan nadanya belum lagi perpaduan musik yang ada di gabung dengan harmonisasi nada. itu pun belum semua, ketika pentas persiapan dipanggung juga sama pentingnya. sound sistem, alat-alat elektronik dan semua yang berhubungan harus dicek. semua butuh proses juga. belum lagi ketika lagu tersebut sudah dinyanyikan, bagaimana respon para pendengar apakah mereka menyukainya atau tidak. ketika kurang cocok, mereka harus masuk studio lagi, nge-jam bareng, samakan visi dan misi mereka dibidang musik lalu bermain bersama lagi. berapa ratus / ribuan jam yang harus mereka tempuh supaya mereka bisa sinkron satu sama lain, dan juga supaya bisa menghasilkan lagu yang bagus.

begitu pula dengan diri anda, misal anda mau menjadi pengusaha sukses, anda harus siap dengan harganya, selama saya hidup ini belum pernah ada yang jadi pengusaha sukses dalam hitungan bulanan (jangan dihitung para ahli waris dan keberuntungan). yang saya lihat bahkan yang saya alami ternyata harus membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa mendapatkan hasil dan itu pun perlu proses dan perjuangan. siapkah kita ketika orang yang dekat dengan kita pun menyerah dan menyuruh kita untuk berhenti atau kalau tidak merendahkan atas apa yang kita kerjakan? kalau anda belum siap, sebaiknya anda pikir ulang apa yang ingin anda tulis di dalam buku impian anda. siapkah anda untuk di ejek oleh teman-teman ketika anda sedang bekerja untuk memenuhi impian anda. kalau anda siap, silakan maju dan anda akan melihat peluang yang begitu besar yang ada dihadapan anda.


sampai sini apakah anda bingung, gelisah, atau merasa pusing dan mual karena melihat kenyataan ternyata mau setting goal kok ribet begini ya? kenapa sih harus begini? kenapa gak langsung di jalankan saja (ini dari 
teman saya). menurut saya boleh saja kalau anda mau langsung jalankan saja, saya tidak masalah dengan hal itu, tetapi kalau anda membangun rumah, anda membutuhkan cetak biru bangunannya dan bagaimana rumah itu dibangun atau ingin membuat acara, pasti sebelumnya ada persiapan terlebih dahulu, sebelumnya pasti ada cetak biru terlebih dahulu, tujuannya apa, lalu mau sepert apa acaranya. langkah awal berarti persiapan / perencanaan bukan? kalau tidak ada juga tidak masalah, hanya saja arah nya jadi tidak jelas, anda bisa terombang-ambing tanpa petunjuk arah (mimpi / impian anda) 

ada juga yang langsung nyeletuk, saya bermimpi untuk mendapatkan uang, tujuannya adalah mendapatkan uang sebanyak mungkin. dengan begitu saya akan bahagia, karena dengan ada uang segala sesuatu bisa dibeli dan saya bisa bahagia. saya hanya tersenyum dalam hati dan tidak berkomentar apa-apa. memang benar uang penting tetapi uang bukan segala-galanya. ada yang harus anda korbankan tentunya, dan itu bisa saja di aspek lainnya seperti keluarga atau kesehatan anda. penting untuk setting goal dalam 8 aspek itu demi keseimbangan hidup kita. buat apa mencari uang banyak-banyak kalau yang anda korbankan adalah kesehatan atau keluarga anda atau bahkan orang-orang disekitar anda? anda sudah pasti banyak yang mendengar kisah-kisah bagaimana keluarga di abaikan karena bekerja terus atau tidak pernah pulang ke rumah dan masih banyak lainnya.

semoga tulisan yang singkat ini dapat bermanfaat.
segala sesuatu ada konsekuensinya, so be careful of what you wish because it might be true.
hk
Selengkapnya...

Sunday, January 1, 2012

Happy New Year 2012

Happy New Year 2012, semoga di tahun baru ini kita menjadi lebih bijak dan lebih dewasa dalam bersikap.
apa hal yang sedang saya kerjakan di tahun baru ini? well, saya sedang menyusun kembali rancangan hidup saya. masih bersifat Draft.

semoga bermanfaat.
hk
Selengkapnya...

Sunday, December 25, 2011

Baksos "Underground" Patria Balikpapan - 25th Dec 11

just doing something good. may all beings be happy.
 baksos "underground" bersama Patria Balikpapan.

with all our friends.






hk
Selengkapnya...

Apa yang ingin kamu capai 5-7 tahun ke depan? Part 01

awalnya terjadi ketika saya sedang berbicara dan berdiskusi dengan beberapa teman saya, di picture ada buku Merry Riana, ada kisah dimana saya membaca (silakan diklik => ) buku nya habis hanya dalam waktu beberapa puluh menit saja. By the way, ketika membaca itu kami membahas mengenai impian, apa yang ingin kita capai, apa yang harus kita benahi, bagaimana cara membenahi, kemudian apa yang membuat supaya perkumpulan kami bisa lebih positif, lebih berani menerima tantangan dan banyak hal lainnya.

lalu tadi saya sedang membongkar-bongkar file lama saya dan saya lihat goals yang saya ciptakan pada tahun 2004, hampir terwujud semua, walaupun ada yang belum. jika di lihat dari per aspek, hampir yang berada dalam prioritas semuanya terwujud.

1. dari Aspek Spiritual, ternyata saya menulis pada tahun 2004 bahwa saya ingin berlatih di tempat Y.M. Bhikkhu Uttamo MT. dan terwujud di tahun 2009, kemudian mampir ke vihara yang melatih vipassana di malang. saya shock bercampur rasa syukur, bahwa saya menulis impian tersebut dan terbukti bahwa impian itu harus tertulis.

2. dari Aspek Finansial, jumlah uang yang ingin saya capai sudah mendekati (ini personal jadi saya tidak membagi terlalu rinci, anda pasti mempunyai target anda sendiri), bahkan ada poin tertentu dari sub aspek yaitu stock / trading saham dimana saya membuat return of the year-nya x persen (sekali lagi ini personal), tercapai dengan rata-rata 2.23 % (data akhir des 2011) diatas target saya (yang jelas ini diatas suku bunga tabungan yang ada saat ini), pencapaian hal ini yang membuat saya sangat termotivasi untuk merancang kembali hidup saya.

note : pencapaian itu terlepas dari bencana finansial tahun 2008 (saya mendapatkan keuntungan signifikan tetapi juga mendapatkan kerugian yang tidak sedikit), oleh karena itu saya sedang merancang sistem yang harus memperhitungkan gejala-gejala seperti itu (learn from history and experience).

3. dari Aspek Bisnis-Karier, pencapaian yang saya amati dari 2004 hingga saat ini 2011, 2006-2007 itu bener-bener tidak terduga dan sungguh saya syukuri karena ekspansi bisnis, walaupun banyak rintangan yang saya hadapi terutama tahun 2007-2008 dimana bisnis mengalami guncangan bukan karena krisis finansial tetapi karena internal perusahaan. perlu waktu 2 tahun untuk pulih dan bangkit kembali setelah mengalami luka-luka sebagai konsekuensi dari sebuah ekspansi bisnis.

4. dari Aspek Pengembangan-Diri, tahun 2008-2009 merupakan tahun terburuk dari diri saya, selain kehilangan kepercayaan diri, kesehatan saya, jika melihat diri saya dulu dan dibandingkan diri sekarang terlihat sekali perbedaan sangat signifikan.

selain itu ada beberapa hal yang tidak baik yang terjadi pada diri saya, pertengahan tahun 2009 saya berusaha untuk bangkit dan mencari bantuan dari segala bidang. mulai dari membaca buku, mencari mentor, memulai segala sesuatu dari awal, segala sesuatu yang saya rasa bermanfaat untuk menjadi lebih baik saya kerjakan, istilahnya nothing to lose.

5. dari Aspek Sosial, ada banyak sekali ruang bagi kita untuk berbagi, sejak 2010 saya dan beberapa teman saya berusaha untuk selalu memberikan bantuan kepada yang membutuhkan (walaupun belum ada nama yang tetap untuk kegiatan kami), kami berusaha semampu kami untuk bisa membantu kepada mereka yang membutuhkan dan ini juga berkat bantuan dari para donatur yang percaya pada kami, semoga semua berbahagia. saya tidak bisa menyebutkan satu-persatu tetapi jujur saya tidak bisa melakukannya tanpa bantuan banyak pihak.

6. dari Aspek Wisata, ada beberapa tempat yang direncanakan tercapai, bahkan ada beberapa yang tidak terpikirkan terwujud, ada juga yang belum terwujud tetapi sudah masuk rencana (it's good to have dream in written)

7. dari Aspek Materi, ini bersifat personal, tetapi kadang menurut saya hal kecil pun bisa sangat bermanfaat untuk saya, seperti contohnya adalah gadget untuk mendukung pekerjaan saya. lalu ada juga impian untuk mempunyai rumah impian, jenis rumahnya, desainnya, not just only one, but several ;p (still in progress).

8. dari Aspek Keluarga / Family, mungkin ini aspek yang menurut saya harus saya benahi lebih banyak lagi, dengan bertambahnya usia dan kedewasaan, saya benar-benar harus berpikir beberapa langkah lebih maju lagi, pengalaman adalah guru terbaik dan saya sudah memikirkan beberapa langkah yang akan saya tempuh dan mempelajari pola-pola, dan saya bersyukur bahwa ini malah membuat saya lebih fokus dalam mengejar impian saya.

inilah 8 Aspek dalam kehidupan yang menurut saya penting bagi kemajuan hidup saya, 

sudahkah anda merancang hidup anda? 
sudah kah anda menulis impian anda?

bersambung...


hk
Selengkapnya...

Saturday, December 24, 2011

Mimpi Sejuta Dollar - Merry Riana - Book Trailer

Mimpi Sejuta Dollar - Book Trailer from Merry Riana.


Selengkapnya...